BAB 5
SI/TI MASA DEPAN
A)
Ekonomi
API (Aplikasi Penghubung Pemrograman)
API
(Application Programming Interface) adalah sekumpulan
perintah, fungsi, dan protokol yang dapat digunakan oleh programmer saat
membangun perangkat lunak untuk sistem operasi tertentu.
API Economy adalah mengimplementasi teknologi API
untuk meningkatkan profitabilitas bisnis suatu perusahaan. Telah
menjadi trend, perusahaan-perusahaan terkemuka semua berjalan di ranah digital.
Persaingan inovasi pun tak terelakan. Salah satunya adalah inovasi mengekspos
teknologi API. Dengannya kita dapat menghasilkan keuntungan yang berlipat.
Didalam
Ekonomi API kita juga mengenal System Call Interface. System call interface ini
berfungsi sebagai penghubung antara API dan system call yang dimengerti oleh
sistem operasi. System call interface ini akan menerjemahkan perintah dalam API
dan kemudian akan memanggil system calls yang diperlukan.
B)
Robot
Manusia AILA
Para
peneliti dari German Research Center for Artificial Intelligence dan University
of Bremen baru saja memperkenalkan sebuah robot perempuan yaitu AILA. Bentuk
anatomi robot aila ini memang hampir sama dengan bentuk tubuh seorang manusia
perempuan mulai dari rambut yang pendek, pada bagian mata yang memiliki ukuran
besar dan berwarna hitam seperti tokoh anime Jepang, dan bentuk tubuh yang
langsing dan seksi. Pada bagian dalam, robot ini sama saja seperti robot robot
lain yang berjenis kelamin laki-laki walaupun terlihat perbedaan pada bagian
luarnya, yaitu dari ukuran lengan yang kecil dan pinggang yang mungil.
Robot
ini dibuat bertujuan untuk membantu kegiatan para astronot di luar angkasa. Robot ini juga dilengakapi dengan
teknologi canggih yang memungkinkannya untuk belajar. Sebagai contoh, Aila
mampu mempelajari bagaimana menekan tombol atau saklar yang ada di tubuhnya.
C)
Pekerja
Teknologi Informasi Bagi Masa Depan
Konsultan
TI merupakan peluang kerja teknik informatika selanjutnya yang
memiliki prospek baik di masa depan. Seseorang yang mendalami seluk beluk dunia
Teknologi Informasi akan memahami berbagai teori dan bahasa pemrogaman. Ia juga
akan memiliki kemampuan mumpuni untuk membuat berbagai program komputer yang
sangat canggih. Oleh karena itu, sarjana teknik informatika dapat menggeluti
profesi konsultan TI. Profesi yang satu ini dapat membuat lulusan TI dapat
mengaplikasikan ilmunya secara nyata untuk kemajuan organisasi. Ia dapat
merancang, mengimplementasikan, serta mengevaluasi penerapan teknologi
informasi di dalam suatu organisasi.
BAB 6
SI/TI
TENTANG BISNIS
A). PENGERTIAN
DAN TUJUAN BISNIS
PENGERTIAN : pengertian
bisnis adalah kegiatan atau bentuk aktivitas penjualan jasa dan barang yang
bertujuan utnuk mencari atau memperoleh keuntungan kepada pihak yang berusaha
yang berlangsung secara terus menerus selama masih memberikan keuntungan.
TUJUAN : Pada
umunya tujuan didirikannya bisnis atau perusahaan tidak hanya
profit oriented semata,namun secara keseluruhan tujuan didirikannya
perusahaan meliputi :
Profit
Pengadaan barang atau jasa
Kesejahteraan pemilik
faktor produksi dan masyarakat
Full employment
Eksistensi perusahaan dalam
jangka panjang
Kemajuan atau pertumbuhan
Prestise dan prestasi
Meskipun tujuan utama mereka adalah
memperoleh keuntungan namun hal tersebut bukan berarti bahwa mereka tidak
mempunyai tujuan lain selain tujuan tersebut, masih banyak tujuan-tujuan para
pembisnis yang ingin mereka raih dan tujuan antara satu dan yang lainya bisa
saja berbeda. Tujuan lain yang ingin dicapai oleh pelaku bisnis itu diantaranya
:
Ingin mencukupi berbagai
kebutuhannya
Untuk memakmurkan keluarga
Ingin namanya dikenal banyak orang
Karena ingin menjadi penerus usaha
keluarga
Ingin mencoba hal baru
Ingin memanfaatkan waktu luang
B). TEKNOLOGI
INFORMASI DAN DUNIA BISNIS
Peran
Teknologi Informasi dan komunikasi
Peran Teknologi informasi (TI) dalam upaya mengintegrasikan seluruh proses bisnis memang tidak bisa dibilang kecil. Beragam solusi aplikasi dapat dimanfaatkan perusahaan untuk mewujudkan upaya ini. Dari sisi karyawan, solusi pengelolan sumber daya manusia (HRM), memungkinkan terciptanya SDM yang efektif, dan kontrol administrasi yang relatif akurat.Sumber Daya Manusia di perusahaan dapat bekerja lebih optimal dan menghasilkan kinerja tinngi bagi perusahaan.Untuk pelanggan, perusahaan dapat menggunakan Selling Chain Management. Solusi ini memungkinkan perusahaan menjalankan aktifitas pemasaran (marketing) penjualan (sales) dan pelayanan pelanggan secara bersamaan menhhasilkan output berupa pemanfaatan aplikasi Customer Relationship Management (CRM).
Peran Teknologi informasi (TI) dalam upaya mengintegrasikan seluruh proses bisnis memang tidak bisa dibilang kecil. Beragam solusi aplikasi dapat dimanfaatkan perusahaan untuk mewujudkan upaya ini. Dari sisi karyawan, solusi pengelolan sumber daya manusia (HRM), memungkinkan terciptanya SDM yang efektif, dan kontrol administrasi yang relatif akurat.Sumber Daya Manusia di perusahaan dapat bekerja lebih optimal dan menghasilkan kinerja tinngi bagi perusahaan.Untuk pelanggan, perusahaan dapat menggunakan Selling Chain Management. Solusi ini memungkinkan perusahaan menjalankan aktifitas pemasaran (marketing) penjualan (sales) dan pelayanan pelanggan secara bersamaan menhhasilkan output berupa pemanfaatan aplikasi Customer Relationship Management (CRM).
KesimpulanAplikasi teknologi informasi
dan komunikasi dalam praktek komunikasi bisnis telah memberikan hasil yang
positif terhadap dunia bisnis dimana para pelakunya dapat bersaing dengan para
competitor dan dapat diterima oleh pasar secara global.
C).
PROSEDUR PENDIRIAN BISNIS, KONTRAK KERJA DAN PROSEDUR PENGADAAN
PENDIRIAN
BISNIS
Berikut ini adalah prosedur-prosedur
yang harus dilakukan:
Tahapan pengurusan izin pendirian
Bagi badan usaha berskala besar, hal ini
menjadi prinsip yang paling penting demi kemajuan dan pengakuan atas perusahaan
yang bersangkutan. Hasil akhir pada tahapan ini adalah sebuah izin prinsip yang
dikenal dengan Letter of Intent yang dapat berupa izin sementara, izin tetap
hingga izin perluasan.
Tahapan pengesahan menjadi badan hukum
Tidak semua badan usaha harus berbadan hukum. Akan tetapi, setiap badan usaha yang memang dimaksudkan untuk ekspansi atau berkembang menjadi berskala besar, maka hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan izin atas kegiatan yang dilakukannya tidak boleh mengabaikan hukum yang berlaku.
Tidak semua badan usaha harus berbadan hukum. Akan tetapi, setiap badan usaha yang memang dimaksudkan untuk ekspansi atau berkembang menjadi berskala besar, maka hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan izin atas kegiatan yang dilakukannya tidak boleh mengabaikan hukum yang berlaku.
Tahapan penggolongan menurut bidang yang
dijalani
Badan usaha dikelompokkan berdasarkan jenis bidang kegiatan yang dijalani. Berkaitan dengan bidang tersebut, maka setiap pengurusan izin disesuaikan dengan departemen yang membawahinya seperti kehutanan, pertambangan, perdagangan, pertanian, dan sebagainya.
Badan usaha dikelompokkan berdasarkan jenis bidang kegiatan yang dijalani. Berkaitan dengan bidang tersebut, maka setiap pengurusan izin disesuaikan dengan departemen yang membawahinya seperti kehutanan, pertambangan, perdagangan, pertanian, dan sebagainya.
Tahapan mendapatkan pengakuan,
pengesahan dan izin dari departemen lain
Departemen tertentu yang berhubungan langsung dengan jenis kegiatan badan usaha akan mengeluarkan izin. Namun, diluar itu, badan usaha juga harus mendapatkan izin dari departemen lain yang pada nantinya akan bersinggungan dengan operasional badan usaha, misalnya Departemen Perdagangan mengeluarkan izin pendirian industri yang berupa SIUP.
Departemen tertentu yang berhubungan langsung dengan jenis kegiatan badan usaha akan mengeluarkan izin. Namun, diluar itu, badan usaha juga harus mendapatkan izin dari departemen lain yang pada nantinya akan bersinggungan dengan operasional badan usaha, misalnya Departemen Perdagangan mengeluarkan izin pendirian industri yang berupa SIUP.
KONTRAK
KERJA : Definsi kontrak kerja adalah suatu
bentuk perjanjian kerja antara karyawan dan perusahaan.
Adapun isi kontrak kerja yaitu, hak dan
kewajiban karyawan dan perusahaan selama terikat hubungan kerja, yang ditandai
dengan penandatanganan kontrak kerja tersebut oleh pimpinan perusahaan dan
karyawan.
Terdapat 3 sistem kontrak kerja, yaitu:
Perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT),
karyawannya biasa disebut dengan karyawan kontrak. Lamanya kontrak 3 bulan, 6
bulan, atau 1 tahun. Masa kontrak bisa diperpanjang dengan maksimal 2 tahun.
Perjanjian kerja waktu tidak tertentu
(PKWTT), karyawan dengan kontrak ini disebut dengan karyawan permanent (tetap).
Perjanjian kerja yang dibuat bersifat tetap. Pada kontrak kerja ini, karyawan
bisa langsung menjadi tetap/permanent atau melalui masa percobaan kerja
(probation) untuk paling lama 3 (tiga) bulan. Setelah lulus masa percobaan,
karyawan tersebut baru bisa menjadi karyawan tetap.
Untuk kontrak kerja melalui outsourcing,
anda akan mengikuti hak dan kewajiban perusahaan outsorcing, walaupun nantinya
anda akan disalurkan ke perusahaan yang menjadi klien perusahaan outsourcing,
sehingga perjanjian yang dibuat adalah perjanjian tidak langsung dengan tempat
anda ditugaskan untuk bekerja. Sedangkan untuk kontrak kerja langsung dengan
perusahaan, anda mengikuti hak dan kewajiban perusahaan tersebut.
PROSEDUR
PENGADAAN : Prosedur pengadaan
terdiri dari prosedur pengadaan tenaga kerja dan prosedur pengadaan barang dan
jasa.
Perencanaan Tenaga KerjaPerencanaan
tenaga kerja adalah penentuan kuantitas dan kualitas tenaga kerja yang
dibutuhkan dan cara memenuhinya. Penentuan kuantitas dapat dilakukan dengan dua
cara yaitu, time motion study dan peramalan tenaga kerja. Sedangkan penentuan
kualitas dapat dilakukan dengan Job Analysis. Job Analysis terbagi menjadi 2,
yaitu Job Description dan Job Specification/Job Requirement. Tujuan Job
Analysis bagi perusahaan yang sudah lama berdiri, yaitu untuk reorganisasi,
penggantian pegawai, dan penerimaan pegawai baru.
D).
APLIKASI BISNIS
Aplikasi bisnis yaitu suatu aplikasi
komputer atau perangkat lunak komputer untuk menunjang kegiatan bisnis suatu
perusahaan. aplikasi ini kebanyakan digunakan untuk bisnis lewat media
internet.
Pada dasarnya teknologi informasi
(aplikasi bisnis salah satunya) dapat dan memang sebaiknya dimanfaatkan oleh
pelaku usaha untuk membuat usahanya semakin efisien, dan mendorong usaha
tersebut memiliki daya saing yang lebik dibanding usaha lainnya. Beberapa
manfaat yang bisa dirasakan pelaku usaha diantaranya adalah :
• Pemasaran bisa lebih luas dan murah (internet marketing)
• Perubahan desain bisa disimulasikan/dicoba coba dulu tanpa takut rusak, kehabisan bahan, dll (Photoshop, paint, dll)
• Promosi bisa lebih menarik
• Pengelolaan keuangan lebih cepat dan mengurangi risiko penyelewengan (aplikasi akuntansi)
• Berbagai Informasi pelanggan bisa disimpan
• Pelayanan bisa lebih cepat, contoh dengan barcode, kasir tidak perlu lagi mengetik kode barang
• Prediksi penjualan bisa dilakukan
• Pemasaran bisa lebih luas dan murah (internet marketing)
• Perubahan desain bisa disimulasikan/dicoba coba dulu tanpa takut rusak, kehabisan bahan, dll (Photoshop, paint, dll)
• Promosi bisa lebih menarik
• Pengelolaan keuangan lebih cepat dan mengurangi risiko penyelewengan (aplikasi akuntansi)
• Berbagai Informasi pelanggan bisa disimpan
• Pelayanan bisa lebih cepat, contoh dengan barcode, kasir tidak perlu lagi mengetik kode barang
• Prediksi penjualan bisa dilakukan
E).
PROSES DAN STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS TI
Strategi perusahaan berbasis sistem
informasi perlu dibuat karena sumber daya yang dimiliki perusahaan sangat
terbatas, sehingga harus dimanfaatkan secara optimal. Strategi ini juga
digunakan untuk meningkatkan daya saing atau kinerja perusahaan karena para
kompetitor memiliki sumberdaya teknologi yang sama dan memastikan bahwa aset
teknologi informasi dapat dimanfaatkan secara langsung maupun tidak langsung
dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan.
F).
ATURAN E-BUSINESS PADA BISNIS
Komunikasiadanya fasilitas dan media
yang memungkinkan terjadinya pertukaran informasi, layanan, transaksi
elektronik (pemesanan dan pembayaran secara elektronik) dan perpindahan barang
dari penjual ke pembeli.
Komersialadanya sistem yang melaksanakan
transaksi online mulai dari promosi barang, pemesanan barang, pembayaran
dan pengiriman barang. Pelanggan cukup melihat dari website jenis barang,
spesifikasi dan harga barang, untuk pemesanan dilihat dari stok barang yang
ada,untuk pembayaran sistem shopping online harus terhubung dengan otorisasi
pembayaran (pihak bank).
Proses bisnisSetiap
pelaku e-Business yang ingin melalukan transaksi elektronik dan mendapatkan
manfaatsemaksimal mungkin dari e-Business harus melakukan optimalisasi
proses bisnis internal dengan memanfaatkan teknologi informasi agar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar